Asupan Penting Bagi Pria Untuk Menambah Sperma

Artikel


Asupan Penting Bagi Pria Untuk Menambah Sperma
-
Istri Anda tak kunjung hamil? Atau ingin menambah kepuasan istri di ranjang dengan menambah jumlah sperma Anda tapi Anda bingung harus pergi berobat kemana? Jangan khawatir. Anda tinggal pergi ke gym atau pasar ikan. Dan hindari mengkonsumsi daging olahan.

Dalam empat studi yang dipresentasikan dalam sebuah konferensi kesuburan internasional tahunan American Society for Reproductive Medicine’s (ASRM) di Boston, menyimpulkan bahwa pria yang ingin menambah jumlah sperma harus menghindari daging olahan.

Memilih Daging Segar dan Hindari Mengkonsumsi Daging Olahan

Mayo Clinic mencatat faktor lingkungan yang diketahui dapat mempengaruhi kesuburan pria. Diantaranya adalah kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, kafein, narkoba dan obat-obatan tertentu. Namun, para peneliti merasa tak semua faktor tersebut benar-benar mempengaruhi kualitas sperma maupun jumlah sperma.

Untuk mendukung hasil studi tersebut, para peneliti menggunakan sekelompok pria sebagai sampel yang diamati lebih mendalam, agar peneliti dapat memastikan faktor-faktor mana saja yang benar-benar mempengaruhi sperma.

Pada studi pertama, pakar gizi Myriam Afeiche dan rekannya dari Harvard School of Public Health mengevaluasi kondisi sperma lebih dari 150 pria di Massachusetts General Hospital Fertility Center. Responden diminta mengisi kuesioner terkait kebiasaan makan dan diambil sampel spermanya.

Ternyata pria yang mengkonsumsi satu hingga tiga porsi daging olahan memiliki bentuk sperma (morfologi) yang lebih buruk daripada pria yang konsumsi daging olahan paling sedikit. Sedangkan bentuk sperma terbaik dimiliki pria yang paling banyak makan ikan yang dagingnya berwarna putih (seperti ikan cod dan halibut).

Begitu juga dengan pria yang paling banyak mengkonsumsi ikan yang dagingnya berwarna gelap (seperti salmon, bluefish, dan tuna). Karena jumlah spermanya 34 persen lebih tinggi daripada pria yang paling sedikit makan ikan jenis ini.

Hindari Minuman Beralkohol

Pada studi kedua yang dipimpin oleh Dr. Anatte Karmon dari Harvard yang merekrut 166 pria dengan usia rata-rata 37 tahun dan mengambil 400-an sample sperma mereka. Para pria itu juga ditanya frekuensi minum alkohol dan kafeinnya. Dari hasil wawancara itu, peneliti menemukan kaitan negatif antara konsumsi alkohol dan kafein dengan jumlah, kualitas dan motilitas (pergerakan) sperma pria.

Bahkan hal ini telah dipastikan oleh tim peneliti pada studi ketiga dari Prancis. Setelah menganalisis sampel sperma dari 4.500 pria dari pasangan mandul, peneliti mencatat meski 75 persen partisipan adalah penggemar kopi dan rata-rata minum tiga kelas kopi sehari, nyatanya asupan kafein tidaklah memberikan dampak signifikan pada sperma.

Olahraga yang Tepat

Lalu, bagaimana dengan olahraga? Untuk menguji hal ini, tim peneliti studi keempat dari Harvard melibatkan 140 orang pasien pria dari Massachusetts General Hospital Fertility Center. Selain diminta untuk mengisi kuesioner tentang kebiasaan olahraga, responden juga diminta sampel spermanya.

Setelah itu responden dibagi menjadi 4 kelompok berdasarkan jumlah aktivitas fisik mereka. Dari data tersebut, peneliti menemukan jumlah sperma berkaitan langsung dengan kebiasaan olahraga, tapi tidak dengan motilitas (pergerakan) maupun bentuknya. Namun, pria yang menghabiskan waktu 7 jam dalam seminggu untuk berolahraga dengan intensitas sedang hingga berat, memiliki konsentrasi sperma 48% lebih tinggi daripada pria yang hanya berolahraga selama satu jam seminggu atau kurang.

Meskipun demikian, tidak semua jenis olahraga berpengaruh terhadap sperma. Jogging dan bersepeda adalah contoh olahraga yang tidak memiliki efek apapun pada konsentrasi sperma, tetapi kedua jenis olahraga tersebut diduga bisa menyebabkan penurunan jumlah sperma hingga 30%.

Hal ini disebabkan oleh pengaruh sadel sepeda yang tampaknya menambah tekanan pada testikel dan meningkatkan suhu pada organ reproduksi pria, sehingga menyebabkan penurunan tingkat kesuburan mereka.

Solusinya adalah jenis olahraga yang paling banyak meningkatkan jumlah sperma yaitu angkat berat atau angkat besi, karena olahraga ini terbukti bisa meningkatkan kadar testosteron dan memulihkan sensitivitas insulin. Padahal kedua kondisi tersebut telah lama dikaitkan dengan peningkatan konsentrasi sperma.

Ada alternatif lain bagi Anda yang ingin menambah jumlah sperma, yakni dengan mengkonsumsi suplemen yang berfungsi menambah jumlah sperma. Semen Count adalah kapsul herbal alami yang terbuat dari ekstrak purwoceng dan ekstrak tumbuhan lain yang berkhasiat untuk memperbanyak jumlah sperma, meningkatkan kesuburan dan menambah gairah seksual pria. Mengkonsumsi Semen Count secara rutin dapat membantu kinerja seksual Anda dengan sangat baik.



Selain itu, dengan rajin mengkonsumsi Semen Count, Anda bisa merasakan ejakulasi yang lebih kuat dari biasanya. Ini karena Semen Count 100% terbuat dari ekstrak purwoceng dan tanpa campuran bahan sintetis apapun, sehingga tidak ada bagian dari kapsul ini yang akan dibuang oleh tubuh. Semua bagian kapsul ini akan segera diserap oleh tubuh sehingga hasilnya akan lebih cepat terasa.

 

 

Tags: #obat penambah sperma di apotik, resep menambah air mani, buah buahan penambah sperma, penambah air mani secara alami, makanan penambah sperma kental, cara memperbanyak dan mengentalkan air mani, cara menambah air mani dalam tubuh, cara memperbanyak sperma dan kental

Bagikan:


Semen Count

Menambah Sperma dan Menyuburkan Sperma

Semen Count - Menambah Sperma dan Meningkatkan Kesuburan Sperma

Harga: Rp 225.000,-

Last Post
Pemesanan

CS1 - Rendra

0823 2475 4741 / 0898 7118 101
5B522E46

CS2 - Rizal

0813 2679 1122 / 0896 5878 3232
Temukan Kami

Dapatkan juga produk-produk unggulan kami di marketplace favorit Anda berikut ini:

beli di tokopediabeli di bukalapakbeli di matahari mallbeli di shopee

Jam Kerja
Senin - Sabtu
Pukul: 08.00 - 16.00 WIB

Diluar jam kerja hanya melayani sms, whatsapp, dan BBM